Senin, 02 Februari 2015

Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :
  • Neraca
  • Laporan Laba rugi
  • Laporan Perubahan Ekuitas
  • Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
  • Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuanga
NERACA
Di dalam akuntansi keuangan, Neraca atau laporan posisi keuangan adalah bagian dari laporan keuangan suatu entitas yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan entitas tersebut pada akhir periode tersebut. Neraca terdiri dari tiga unsur, yaitu aset, kewajiban, dan ekuitas yang dihubungkan dengan persamaan berikut:
  • aset = kewajiban + ekuitas
Informasi yang dapat disajikan di neraca antara lain posisi sumber kekayaan entitas dan sumber pembiayaan untuk memperoleh kekayaan entitas tersebut dalam suatu periode akuntansi (triwulan, caturwulan, atau tahunan).
LAPORAN LABA RUGI
Laporan laba rugi adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba (atau rugi) bersih.
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Laporan perubahan ekuitas adalah suatu ikhtisar tentang perubahan modal yang terjadi selama jangka waktu tertentu (periode tertentu).
LAPORAN ARUS KAS
Laporan arus kas merupakan bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai (kas) perusahaan.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (CALK)
Merupakan keterangan dalam laporan keuangan yang menjelaskan nilai dan transaksi yang tercantum
NERACA
  1. Staffel (Report Form). Bentuk staffel sering disebut dengan bentuk laporan, yaitu menempatkan harta pada bagian atas neraca dan utang dengan modal di bagian bawahnya.
  2. Scontro (T-Account Form). Bentuk skontro, artinya menyusun harta pada sisi kiri dan utang pada sisi kanan atau sebelahmenyebelah
LAPORAN LABA RUGI
  1. Multiple Step. Penyusunan laporan laba-rugi dalam bentuk ini disusun secara bertahap mulai dari kelompok pendapatan dan beban usaha, pendapatan luar usaha
    dan beban luar usaha.
  2. Single Step. Dalam bentuk single step semua jenis pendapatan (pendapatan usaha, dan pendapatan luar usaha dan pendapatan lain-lain) disusun dan dijumlahkan dalam satu kelompok.

LAPORAN PERUBAHAN MODAL
LAPORA ARUS KAS
Untuk menyusun laporan keuangan, dibutuhkan:
  • Bukti transaksi
  • Jurnal transaksi
  • Kolom (form untuk laporan)
Bukti transaksi merupakan proses awal dari siklus akuntansi, yaitu diperlukannya bukti transaksi yang akan dicatat dalam bentuk jurnal transaksi. Khususnya untuk perusahaan dagang terdapat dua bentuk jurnal, yaitu  jurnal umum dan jurnal khusus.Kemudian untuk dapat mengerjakan atau mengisikan transaksi tersebut, dioperlukan kolom-kolom yang sesuai masing-masing jurnal.
Dengan tersedianya bukti transaksi dan jurnal tersebut, maka laporan keuangan dapat disusun.
Berikut ini adalah contoh dari bukti transaksi berupa bukti pembelian kredit (faktur) dan bkti pembelian tunai (nota kontan) dan contoh dari jurnal umum.
              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar